Mereka tidak tahu dan tidak peduli dengan dunia arsitektur. Mereka hanya peduli terhadap proyek mereka sendiri. Arsitek yang mereka cari adalah arsitek yang sesuai dengan yang mereka butuhkan.
Setiap klien mempunyai kriteria sendiri terhadap Arsitek.
Ada yang suka dengan arsitek terkenal, karena nama arsitek menjadi poin untuk bisa menjual proyeknya. Ada juga yang justru menghindari arsitek terkenal, karena arsitek yang demikian baru sedikit menangani proyek sehingga akan lebih fokus menangani proyek klien. Ada yang suka arsitek yang aktif, ada pula yang suka yang kalem.
Pada akhirnya, semua ditentukan dengan cocok atau tidak cocok hubungan Arsitek dengan kliennya.
Jadi, persaingan antar Arsitek sesungguhnya hampir tidak ada, bahkan dalam persaingan desain sekalipun.
Pemenang pertama bukan yang terbaik, tetapi yang tercocok dengan klien.
Maka, tidak perlu Arsitek menutup diri dengan tidak menjalin pertemanan antar Arsitek.
Semua ada jalannya.
Ikuti yuk! KLIK /TAP:
Telegram: https://t.me/blogsketsarumah_com
Twitter: twitter.com/blogsketsarumah
WhatsApp: wa.me/6285100138746


comment 0 comments
more_vertSilahkan berkomentar untuk menjalin persahabatan di dunia maya. Marilah menghidupkan kekayaan hati.
Jika ada kesalahan di dalam postingan, jangan segan-segan menasehati kami. Pintu selalu terbuka untuk itu.
Terima kasih telah menghentikan kesibukan Anda untuk berkunjung.