MASIGNASUKAv102
7273108224633006986

Dominasi Perbuatan

Dominasi Perbuatan
Add Comments
Jumat, Juni 17, 2022

     Ada fenomena tua, yang menjadi pertanyaan-pertanyaan:
✓ Mengapa di dalam bahasa Arab ada 2 bentuk yang maknanya sama? Yaitu: Ali dzahibun dan Yadzhabu Ali. Mubtada Khabar dan Jumlah Fi'liyah.
✓ Mengapa sebagian besar orang bahkan anak-anak sekolah mengira Predikat itu hanya perbuatan (Kata Kerja)? Mereka tak terlalu mengenal Predikat dalam bentuk Kata Benda dan Kata Sifat (misal: Ali pelajar dan Ali cerdas).
✓ Mengapa jika kita ke toko buku, rak yang paling banyak adalah jenis Novel?
✓ Mengapa?
          Ada "benang merah" dari pertanyaan-pertanyaan tersebut.
           Jika kita lihat, permasalahan-permasalahan di atas adalah masalah: perbuatan. Perbuatan adalah topik yang lebih banyak dan mendominasi perbincangan seluruh manusia di dunia.
          Telah kita ketahui bentuk pola kalimat hanya 3:
Subjek - Predikat
Kata Benda - Kata Kerja > Kisah 
Kata Benda - Kata Benda > Eksposisi (Opini)
Kata Benda - Kata Sifat > Deskripsi
          Itulah bentuk dasar wacana tulisan kita, yang ternyata memang lahir dari pengembangan 3 pola kalimat tersebut.
          Kalimat, tentu saja timbul pertama kali dari komunikasi lisan masyarakat. Dan, ternyata topik yang sering diperbincangkan  orang-orang hanya 3 hal tersebut. Tentang:
1. Perbuatan (Kata Kerja)
2. Status atau jabatan atau menjelas suatu objek permasalahan (Kata Benda)
3. Penggambaran tentang sifat sesuatu (Kata Sifat) 
Dan, telah kita ketahui yang paling banyak dan suka dibicarakan orang adalah tentang: perbuatan.
         Bahkan, bentuk tulisan Eksposisi pun (Kata Benda) bermetamorfosis menjadi Artikel dengan kemasukan cerita-cerita sebagai fakta-fakta. Sebaliknya pun orang menyimpulkan suatu opini juga berdasarkan cerita /fakta.
          Begitu pula, bentuk Deskripsi (Kata Sifat) terkadang kemasukan perbuatan-perbuatan manusia seperti cerita perjalanan wisata, yang sejatinya ingin menjelaskan sifat daerah yang dikunjungi. Dan, sebaliknya pula Deskripsi juga timbul dari hasil perbuatan manusia karena manusia mengeksplorasi apa yang akan dijelaskan dalam Deskripsi.
          Kesimpulannya, manusia itu lebih  kepo terhadap perbuatan, dari pada hal sesuatu (benda) dan sifat sesuatu.
          Jadi? Masih ragu untuk berkisah?

www.sketsarumah.com

Sederhana itu Lebih - Less is More. Desain bukanlah menambah-nambah biar berfungsi, tetapi desain adalah menyederhanakan agar berdaya guna.

Bismillah,
Silahkan berkomentar untuk menjalin persahabatan di dunia maya. Marilah menghidupkan kekayaan hati.

Jika ada kesalahan di dalam postingan, jangan segan-segan menasehati kami. Pintu selalu terbuka untuk itu.

Terima kasih telah menghentikan kesibukan Anda untuk berkunjung.