Jika kita, misalnya orang yang butuh oksigen, sedangkan di sekitar kita tak ada tabung oksigen yang bisa kita hisap untuk bernafas, sedangkan orang-orang di sekitar kita belum tahu bahwa kita sedang terdesak butuh oksigen, apa yang kemudian kita lakukan?
Ya, tentu saja kita memberitahu orang-orang di sekitar kita bahwa kita butuh oksigen, agar mereka tahu dan mencarikan oksigen. Minimalnya mereka mengerti apa yang sedang kita alami. Dan, berusaha melakukan apa saja untuk meringankan apa yang sedang kita derita.
Jika kita tak memberitahu, maka orang-orang di sekitar kita akan tak acuh kepada kita. Bahkan bisa melakukan hal-hal yang membuat kita semakin parah. Kontraproduktif. Betul?
Lalu, bagaimana jika kita sudah tahu kecenderungan kita dalam hal keterampilan, sedangkan orang-orang di sekitar kita tak mempunyai kecenderungan yang sama?
Padahal, kata motivator, suatu keterampilan atau ilmu itu lebih cepat didapat jika berkumpul bersama orang-orang yang punya kecenderungan yang sama. Keterampilan itu akan seolah-olah "bersayap". Melesat dengan cepat didapat.
Ya, apa boleh buat, dengan kondisi di atas kita musti memberitahu apa yang menjadi kecenderungan kita kepada orang-orang di sekitar kita, meskipun mereka tidak butuh itu. Dengan pengetahuan yang kita berikan, minimal mereka tidak menghalangi, menjegal bahkan bisa melawan arus apa yang kita cenderungi.
Jika tidak, kita akan menjalani apa yang menjadi kecenderungan kita dengan berat, alot dan menggeliat perlahan. Kontra produktif.
Atau permisalan, kita ini manusia ikan, tetapi kita ditaruh di tempat yang tak ada air. Dan, kita tak bisa mencari tempat atau pindah tempat yang ada airnya. Lalu gimana?
Ya, kita harus mencari air untuk memenuhi sekitar kita, agar kita tetap bisa hidup. Minimal ada air dengan jumlah yang kita bisa tetap bertahan hidup, walaupun sedikit. Bertahan hidup alias "survival".
Seputar #hobi, #gagasan, #ide, #opini, #motivasi dan #gayahidup #keseharian di studio www.sketsarumah.com.
Ikuti yuk!
Telegram: https://t.me/blogsketsarumah_com
Twitter: twitter.com/blogsketsarumah


comment 0 comments
more_vertSilahkan berkomentar untuk menjalin persahabatan di dunia maya. Marilah menghidupkan kekayaan hati.
Jika ada kesalahan di dalam postingan, jangan segan-segan menasehati kami. Pintu selalu terbuka untuk itu.
Terima kasih telah menghentikan kesibukan Anda untuk berkunjung.