"Tetap tinggalnya seorang ayah di tengah keluarganya itu lebih baik baginya daripada safar meninggalkan mereka. Apabila mereka membutuhkan perhatiannya. Karena jika dia di tengah-tengah mereka, maka ia telah menunaikan suatu kewajiban yang Allah tetapkan kepadanya. Dalam firman-Nya Allah berfirman, 'Wahai orang-orang yang beriman, jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan bebatuan.' (Q.S. At Tahrim:6). Sumber : Liqoo Syahry 65" Referensi : https://t.me/KajianIslamTemanggung
Untuk kehadiran seorang ayah di tengah-tengah keluarganya, dibutuhkan momen-momen perjumpaan. Momen-momen itu tidak sekedar bertemu lalu lewat begitu saja, akan tetapi dibutuhkan suatu momen yang agak membutuhkan perhatian namun tetap santai dalam suasana kekeluargaan yang harmonis. Momen itu tentu saja bisa kita lakukan di ruang makan atau ruang keluarga. Dengan demikian, kebutuhan akan ruang makan atau ruang keluarga sangat urgensi dalam suatu desain rumah.
Rumah adalah tempat kita belajar dari segala hal, dari kecil hingga dewasa, sebelum kita mandiri dan mempunyai keluarga sendiri. Di ruang itulah terjadinya kebersamaan antara ayah, ibu dan anak-anak. Dan pada momen kumpul entah makan bersama, atau kumpul di ruang keluarga terjadi pembelajaran dalam semua hal tentang kehidupan. Saling sambung rasa. Saling menasehati, dan keperluan lainnya yang membutuhkan interaksi antar anggota keluarga.
Untuk hal itu, kali ini kami sajikan suatu kisah keluarga Ngadiman terkait pentingnya ruang itu. Mau tahu atau mau tahu banget ceritanya?
Silahkan KLIK /TAP!: https://menulis.sketsarumah.com/2017/09/badai-menerpa-lambung_13.html
Seputar #hobi, #gagasan, #ide, #opini, #motivasi dan #gayahidup di studio www.sketsarumah.com.
Ikuti yuk! KLIK /TAP:
Telegram: https://t.me/blogsketsarumah_com
Twitter: twitter.com/blogsketsarumah
WhatsApp: wa.me/6285100138746


comment 0 comments
more_vertSilahkan berkomentar untuk menjalin persahabatan di dunia maya. Marilah menghidupkan kekayaan hati.
Jika ada kesalahan di dalam postingan, jangan segan-segan menasehati kami. Pintu selalu terbuka untuk itu.
Terima kasih telah menghentikan kesibukan Anda untuk berkunjung.