MASIGNASUKAv102
7273108224633006986

Menulis itu Bakat atau Keterampilan?

Menulis itu Bakat atau Keterampilan?
Add Comments
Jumat, September 22, 2017
Menulis itu bakat, atau keterampilan?

            Jelas jawabnya adalah keterampilan. Semua manusia bisa menulis, asalkan mau. Keterampilan itu hanya didapat dengan latihan.

            Latihan itu bukan melakukan langkah besar, lalu selesai. Latihan itu bisa dilakukan diantara rutinitas kita. Latihan itu adalah langkah kecil yang dilakukan terus menerus. Kesalahan besar ketika menunda langkah kecil, dan selalu berpikir ingin menyelesaikannya dalam sekali langkah.

            Semua akan jalan jika dilakukan bersamaan /simultan, karena semua saling mendukung. Rutinitas jika tidak kita kerjakan maka akan merusak sistem ritme kehidupan. Manusia musti punya keteraturan. Disamping  manusia juga butuh kejutan-kejutan dan penyegaran-penyegaran untuk memberi tenaga dahsyat pada hal-hal rutin yang membosankan.

            Manusia juga butuh perubahan untuk menuju kepada yang lebih baik, dan lebih baik lagi. Ini semua bisa dilakukan tidak bisa kecuali diselang-seling antara rutinitas dan kegiatan menuju perubahan.

            Semua tak bisa instan seperti mie. Semua ada waktunya. Kita banyak belajar ketika membangun sketsarumah.com. Dendam ingin bekerja secara syar'i digabung dengan dinginnya pikiran menghasilkan pergerakan yang pelan tapi pasti.

            Hati boleh panas, tetapi kepala musti tetap dingin.


Seputar #hobi, #gagasan, #ide, #opini, #motivasi dan #gayahidup di studio www.sketsarumah.com.

Ikuti yuk! KLIK /TAP:
Telegram: https://t.me/blogsketsarumah_com
Twitter: twitter.com/blogsketsarumah
WhatsApp: 
wa.me/6285100138746
www.sketsarumah.com

Sederhana itu Lebih - Less is More. Desain bukanlah menambah-nambah biar berfungsi, tetapi desain adalah menyederhanakan agar berdaya guna.

Bismillah,
Silahkan berkomentar untuk menjalin persahabatan di dunia maya. Marilah menghidupkan kekayaan hati.

Jika ada kesalahan di dalam postingan, jangan segan-segan menasehati kami. Pintu selalu terbuka untuk itu.

Terima kasih telah menghentikan kesibukan Anda untuk berkunjung.