Berbagai macam Artikel
Artikel Eksposisi
Terkadang jenis ini dinamakan Artikel saja. Dinamakan Artikel Eksposisi karena artikel seperti ini adalah 'menyingkap' sesuatu yang tersembunyi seperti halnya Eksposisi tetapi ditulis menurut 'aturan-aturan main' penulisan suatu Artikel. Aturan-aturan itu seperti telah kita lewati berupa adanya alat-alat bantu seperti dialog, kutipan, dan reramuan lainnya yang biasa dipakai penulis dalam penulisan Artikel.
Semua tulisan dalam bentuk Eksposisi, bisa ditulis ulang dalam bentuk Artikel Eksposisi. Kita tinggal mencari dialog, kutipan dan alat-alat bantu lainnya yang sesuai dan mendukung Tesis kita.
Seperti Eksposisi yang saya buat "Rumah Minimalis, Tren Arsitektur Rumah Anda" juga dapat dibuat menjadi Artikel Eksposisi. Kita cari dialog-dialog kejadian nyata yang mendukung Tesis, bisa pula kutipan-kutipan Arsitek Senior kita cantumkan, dan alat-alat bantu lainnya yang sejalan dengan Tesis tersebut.
Termasuk dalam golongan Artikel Eksposisi adalah apa yang diberi nama "Essai", juga "Opini" dan "Kolom". Kelompok tersebut sering kita jumpai dalam media-media umum.
Satir
Satir, jenis ini dekat sekali dengan bentuk Artikel Eksposisi. Satir adalah suatu Narasi murni lengkap dengan Alur,Kejadian, Tokoh-tokoh,dan Konflik dimana tujuannya adalah "menyindir" seseorang atau keadaan. Agar tidak terasa 'pedas' sekali, maka dipakai kisah yang lucu atau "nyinyir".
Sekali lagi saya ingatkan kisahnya harus kisah nyata.
Banyak sekali kejadian atau pengalaman hidup kita atau teman kita dalam menggeluti usaha atau profesi yang mengandung pelajaran dan hikmah-hikmah. Kisah tersebut bisa "menyindir" keadaan atau seseorang yang sedang mengalami keadaan yang sama.
Seperti kisah persaingan dalam usaha, kisah persaingan profesi, kisah hausnya seseorang pada status kekuasaan dan harta yang pernah kita lihat ataukah memang kita alami sendiri.
Tetapi ingat, karena kisah seperti itu akan dan pasti mengungkap aib-aib dan juga mungkin kebaikan-kebaikan seseorang, maka nama-nama tokoh-tokohnya wajib disamarkan agar menjaga 'privacy' pribadi-pribadi tersebut.
Intinya, dengan bantuan kisahan tersebut, sang penulis menyingkap 'sesuatu' yang menjadi tema cerita itu.
terkait bentuk Satir, saya sudah ada beberapa tema yang saya catat. Dan alat-alat bantu sudah terkumpul. Hanya saja 'pelatuk' belum siap ditarik. Tunggu tanggal mainnya .... #senyum
Artikel-artikel Informatif
Artikel ini sifatnya hanya informatif, yaitu hanya memberi informasi atau petunjuk mengenai sesuatu. Contoh Artikel Informatif, resep masakan, artikel tuntunan atau tutorial misalnya mengajarkan bagaimana merawat sepeda motor, bagaimana membangun rumah di musim hujan, bagaimana menghilangkan jerawat dan kiat-kiat menghindarinya, dan sebagainya.
Ini semua adalah tuntunan bersifat fisik, dan biasanya tidak memakai alat-alat bantu seperti dialog, kutipan dan sebagainya. Mengapa ? Karena artikel jenis ini, jika orang membacanya memang ingin belajar dari situ. Dia ingin tahu apa-apa yang disiapkan, apa langkah pertama, langkah kedua dan seterusnya. Apa jadinya, jika disela-sela itu ada dialog yang lucu misalnya, tentu akan mengganggu konsentrasi dalam belajar. Maka, yang penting di sini adalah justru susunannya yang dipikir matang-matang agar memudahkan orang faham apa-apa yang diajarkan.
Artikel Perjalanan / Piknik / Tamasya
Artikel jenis ini memberi tuntunan kepada pembaca mengenai suatu daerah tertentu dengan memberikan deskripsi daerah tersebut. Di daerah itu diungkapkan apa-apa yang dapat dilihat dan dinikmati di sana, berapa biaya yang diperlukan serta bagaimana kita dapat berpergian ke sana.
Telah kita ketahui bersama, bahwa perjalanan/piknik/tamasya adalah suatu momen yang sering dilakukan untuk menghilangkan keletihan dalam kegiatan rutin belajar bagi pelajar. Kegiatan piknik juga dibutuhkan bagi yang jenuh dengan kegiatan bekerja mencari nafkah. Kegiatan tamasya itu biasa dilakukan di hari-hari liburnya. Maka, tulisan Artikel seperti ini bagus diangkat dan di 'publish' ke khalayak.
Terkait dengan hal-hal yang syar'i, bisa juga dijelaskan di daerah tersebut apakah banyak kemungkaran seperti perzinahan, kesyirikan, dan hal-hal mungkar lainnya. Sehingga pembaca yang belum tahu, mungkin sejak awal sudah bisa menghindari untuk tindakan preventif. Dan, pada akhirnya pembaca bisa memilih daerah mana yang aman dari yang demikian.
Kiat-kiat, tips dan trik yang Islami dalam perjalanan pun sangat dibutuhkan bagi yang belum mengetahui. Terkait hal-hal ini pula, hendaknya mendapat masukan dan nasehat dari ahlinya dari kalangan ahlul ilmi.
Artikel perjalanan dalam rangka haji, menuntut ilmu, merantau, bekerja, atau berziaroh ke saudara kita di suatu daerah juga sangat bagus dikisahkan. Agar jika pembaca ke daerah yang sama akan mendapat gambaran dari daerah tersebut. Perjalanan yang mengandung unsur ibadah, seperti haji dan menuntut ilmu saya anjurkan menyamarkan nama tokohnya agar tidak terjerumus kepada sifat ujub, bangga diri dan sebagainya.
Masih adakah lagi jenis kisah perjalanan lainnya ? Silahkan di-inspirasi-kan.
Profil
Profil, diperoleh melalui wawancara. Kata 'profil' artinya wajah sesuatu tampak samping atau bisa juga disebut dengan "penampang". Ungkapan "tampak samping" adalah menyiratkan bahwa penulis akan mengungkapkan seorang tokoh dari 'satu sisi saja'
Jadi, kita tidak berusaha menampilkan tokoh yang kita profilkan secara utuh, akan tetapi kita pilih dari satu segi tertentu saja.
Tokoh yang kita ungkapkan tidak perlu orang terkenal, misal tentang seorang dokter, tentang profesi arsitek, tentang tukang sol sepatu, tentang petani, dan bahkan bisa tentang seorang kuli sekalipun. Tokoh yang kita beberkan bisa juga seorang dengan profesi yang jarang kita dengar seperti, dahulu ada profesi tukang cerita untuk buruh pabrik ketika sedang bekerja agar tidak bosan.
Agar tulisan Profil mempunyai nilai yang tinggi, harus ada sesuatu yang baru dari tokoh itu yang bisa disingkap. Sesuatu yang sebelumnya belum pernah diungkap kepada masyarakat pembaca, dimanapun.
New Journalism (Jurnalisme Baru)
Journalisme baru adalah 'berita' yang ditulis dalam bentuk Narasi. Karena ditulis dalam bentuk Narasi, maka semua persyaratan dalam menulis Narasi harus ada seperti Alur, Tokoh-tokoh, Konflik, Latar-latar dan sebagainya. Isinya ? Ya berita, fakta, atau kejadian sebenarnya.
Oleh karena itu, yang ditulis haruslah peristiwa-peristiwa besar yang menarik hati orang banyak seperti peperangan, kekacauan suatu kota akibat revolusi, dan sebagainya.
Penulisan kembali peristiwa besar ini ke dalam bentuk Jurnalisme Baru ini akan mengungkap apa-apa yang tidak diungkap dalam surat-surat kabar. Untuk itu penulis harus melakukan penelitian yang sangat mendalam, dan mewawancarai sebanyak mungkin tokoh yang terlibat dalam peristiwa itu, atau sekurang-kurangnya penulis mengetahui dan menyaksikan sendiri kejadian tersebut.
Paling mudah adalah, kisah pengalaman penulis sendiri ketika terjadi peristiwa besar itu.
Bentuk tulisan seperti ini, sudah banyak penulis lakukan seperti kejadian perang Vietnam, dan sebagainya.
Terkait bentuk Jurnalisme Baru, saya punya angan-angan untuk menceritakan kisah pengalaman saya sendiri tentang perjalanan pulang kerja memakai sepeda motor dari daerah Depok menuju daerah Cempaka Baru, Jakarta Pusat bertepatan hari terjadinya Kerusuhan Mei 1998. Kerusuhan terjadi ketika adanya Reformasi di Negara Indonesia dengan lengsernya Bapak Presiden Soeharto.
Pengalaman yang sangat menegangkan dan mendebarkan.
Feature
Feature dibaca berbunyi "ficer". Feature berasal dari kata bahasa Inggris yang artinya "segi-segi yang menonjol dari sesuatu".
Sedangkan definisi secara istilah adalah suatu Artikel atau laporan istimewa yang memberikan tekanan pada aspek tertentu dari suatu obyek atau peristiwa dengan bias emosional dan subyektif, namun bukan berupa berita aktual.
Mungkin untuk menjelaskannya lebih detail, perlu adanya contoh. Penjelasan yang terperinci akan diberikan pada kesempatan yang akan datang dengan contoh Artikel Feature in syaa Allah.

comment 0 comments
more_vertSilahkan berkomentar untuk menjalin persahabatan di dunia maya. Marilah menghidupkan kekayaan hati.
Jika ada kesalahan di dalam postingan, jangan segan-segan menasehati kami. Pintu selalu terbuka untuk itu.
Terima kasih telah menghentikan kesibukan Anda untuk berkunjung.